Monday, June 18, 2018

Tahap, Tingkat Dan Tujuan Proses Produksi (Production Process)

Tahap Dan Tujuan Proses  Produksi (Production Process) ~ Proses adalah urutan pelaksanaan ataupun kejadian yang terjadi secara alami atau didesain, mungkin menggunakan waktu, ruang, keahlian atau sumber daya lainnya, yang menghasilkan suatu hasil.

Suatu proses mungkin dikenali oleh perubahan yang diciptakan terhadap sifat-sifat dari saut atau lebih objek di bawah pengaruhnya.

Produksi adalah suatu kegiatan yang dikerjakan untuk menambah nilai guna suatu benda atau menciptakan benda baru sehingga lebih bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan.

Tahap, Tingkat Dan Tujuan Proses  Produksi (Production Process)
Tahap, Tingkat Dan Tujuan Proses  Produksi (Production Process)
Berikut ini adalah beberapa proses persiapan produksi dalam sistem ekonomi, yaitu:
  • Prosedur persiapan, yaitu dengan mengajak karyawan untuk berpartisipasi.
  • Penyaringan gagasan, yaitu pemilihan gagasan.
  • Analisis gagasan, yaitu menganalisis dan meneliti gagasan yang dipilih
  • Percobaan produk, yaitu membuat barang
  • Uji coba produk, yaitu diteliti dan diuji coba kualitas dan ketahanan barang agar dapat dipertanggungjawabkan.
  • Komersialisasi, yaitu mengenalkan produk kepada konsumen.
Kegiatan menambah daya guna sebuah benda tanpa mengubah bentuknya dinamakan produksi jasa. Sedangkan, kegiatan menambah daya guna sebuah benda dengan mengubah sifat dan bentuknya dinamakan produksi barang.

Berikut ini akan dibahas mengenai tingkat dan tahap-tahap proses produksi. Jenis usaha produksi bertingkat-tingkat, seperti berikut.


A. Tingkat Produksi

Menurut para ahli ekonomi jenis produksi terbagi atas tiga tingkatan, yaitu:
  1. Tingkat produksi primer, Tingkat produksi primer meliputi usaha ekstraktif terutama menyediakan bahan-bahan dasar atau kegunaan dasar, antara lain pertambangan, pertanian, perikanan, dan kehutanan.
  2. Tingkat produksi sekunder, tingkat produksi sekunder meliputi industri , kerajinan tangan dan konstruksi atau membuat bangunan.
  3. Tingkat produksi tersier, tingkat produksi tersier tidak menghasilkan barang, melainkan usaha jasa yang membantu, memperlancar, menyalurkan, menghubungkan, dan menyelenggarakan kegunaan tempat, waktu, dan pelayanan, baik untuk produsen maupun konsumen. Misalnya, perdagangan, pengangkutan (transport), penyimpanan/penggudangan, asuransi, dan perbankan.
Penggolongan ini dapat menunjukkan tingkat atau taraf perkembangan kegiatan ekonomi suatu Negara. Misalnya, masyarakat yang belum maju, kegiaan ekonominya terbatas pada produksi primer. Semakin berkembang suatu Negara, semakin penting produksi sekunder dan tersier bagi masyarakatnya.


B. Tahapan Proses Produksi


Tahap, Tingkat Dan Tujuan Proses  Produksi (Production Process)
Tahap, Tingkat Dan Tujuan Proses  Produksi (Production Process)
Untuk memproduksi barang-barang tertentu sering seringkali diperlukan kerja sama antara beberapa bidang produksi atau lapangan usaha. Hal ini tampak dengan jelas apabila kita mengikuti langkah-langkah proses produksi suatu barang. Misalnya sepatu. Sepatu kita peroleh ditoko sepatu,took sepatu membeli barang-barangnya dari pebrik sepatu. Di pabrik sepatu orang membuat sepatu dari bahan kulit dan dari ahan-bahan lain.

Sedangkan kulit tersebut tidak dibuat sendiri diperusahaan sepatu, melainkan dibeli dari perusahaan penyamakan kulit. Perusahaan penyamakan kulit tidak mengolah kulit sapi sampai bisa dipakai untuk bahan pembuat sepatu. Perusahaan penyamakan kulit itu sendiri membeli bahannya dari peternak yang telah membesarkan api.

Demikianlah untuk kebanyakan barang, proses produksinya merupakan suatu rangkaian dari beberapa tahap atau lankah yang berurutan, mulai dari pengadaan bahan, pengolahan, penyaluran, akhirnya sampai pada konsumen.
  1. Pertanian/pertambangan (tingkat produksi primer)mengadakan bahan-bahan, baik untuk barang konsumsi (bahan-bahan makanan) maupun untuk barang produksi (bhan-bahan dasar).
  2. Industri(tingkat produksi sekunder) mengolahnya menjadi barangjadi atau barang setengah jadi.
  3. Perdagangan (tingkat produksi tersier)merupakan mata rantai yang menghubungkan produsen dengan produsen lain dan menghubungkan produsen dengan konsumen.
  4. Kegiatan produksi dibantu, didukung, dan diperlancar oleh jasa-jasa seperti pengangkutan, penyimpanan, bank, asuransi, administrasi, penelitian ilmiah, dan sebagainya.
Setiap tahap berikutnya membuat barang menjadi lebih berguna (lebih siap untuk memenuhi suatu kebutuhan) dan lebih bernilai. Selisih antra harga jual barang(output) dan harga bahan-bahannya (inputnya) disebut nilai tampah (value added).

Proses produksi dibedakan menjadi dua mcam, yaitu: 
  1. Proses produksi terus menerus atau proses produksi kontinu, yaitu suatu proses produksi dimana bahan-bahan yang diolah mengalir secara berurutan melalui beberapa tingkat pengerjaan hingga bahan yang diolah itu berubah menjadi barang jadi. Dengan demikian, bahan-bahan mengalir terus menerus tanpa berhenti dari satu mesin pindah kemesin berikutnya. Sampai akhirnya bahantersebut ketika keluar dari mesin terakhir sudah berubah menjadi barang jadi. Misalnya, proses produksi kertas, gula, semen, dan karet.
  2. Proses produksi berselingan atau proses produksi intermitten, yaitu suatu proses produksi dimana bahan-bahan yang diolah atau diproses tidak mengalir secara terus menerus, tetapi setiap kali terputus atau berhenti untuk kemudian digabungkan menjadi suatu barang jadi. Misalnya pada proes pembuatan atau perakitan mobil. Ada bagian yang membuat kerangka , ada bagian yang mengerjakan kaca-kacanya, ada bagian yang membuat bannya, sekrupnya, dan debagainya. Kemudian apabila tiap-tiap bagian itu seleai dengan tugasnya, semua produk yang dihasilkan oleh tiap-tiap bagian tadi digabngkan atau dirakit(assembling) menjadi satu sehingga menjadi sebuah mobil. Oleh karena selesainya pembuatan komponen atau bagian-bagian mobil itu tidak bersamaan waktunya, maka yang selesai terlebih dulu terpaksa harus menunggu penyelesaian komponen atau bagian yang lain. Jadi hal tersebut tidak dapat dikerjakan secara berurutan. Dalam praktek diindustri perpabrikan menurut para pakar (manufacturing), kedua macam proses produksi dilaksanakan secara bersama-sama atau kombinasi keduanya.
Ada empat tahapan produksi adalah:

1. Planning atau perencanaan

Follow Up, merupakan proses mendorong terkoordinasinya perencanaan proses produksi. Tahapan ini menentukan produk apa yang akan dibuat, berapa jumlah bahan baku, biaya dan jumlah tenaga kerja  yang diperlukan. Dalam tahapan ini juga dilakukan perancangan terhadap bentuk barang. Untuk melakukan perencanaan diperlukan pengetahuan yang baik tentang jenis barang produksi dan kebutuhannya, serta kemampuan produsen.

2. Routing atau penentuan alur

Routing, merupakan proses menetapkan dan menentukan urutan kegiatan proses produksi. Dalam tahapan ini ditentukan alur produksi mulai pengolahan awal bahan baku, pembentukan, pemolesan, penyelesaian, pengawasan mutu hingga distribusi hasil produksi.

Dalam routing harus ditentukan secara tepat urutan produksi dan pekerja yang melakukan setiap alur.

3. Scheduling atau penjadwalan

Scheduling, merupakan proses menetapkan dan menentukan jadwal. Scheduling adalah menjadwalkan kapan produksi dilakukan setelah alurnya dibuat. Penjadwalan dilakukan dengan mempertimbangkan jam kerja pekerja dan lama dari setiap alur produksi. Dalam tahapan ini dibuat master schedule atau jadwal utama yang kemudian dipecah menjadi jadwal yang lebih terperinci.

4. Duspatching atau perintah mulai produksi


Dispatching, merupakan proses menetapkan dan menentukan proses pemberian perintah. Setelah dijadwalkan produksi dijalankan dengan dispatching. Dalam dispatching dicantumkan hasil perencanaan dan penkadwalan yang telah dilakukan pada tahapan sebelumnya, seperti berapa jumlah bahan baku yang digunakan, tahapan pembuatan hinhga waktu produksi sesuai dengan hasil scheduling atau penjadwalan.


C. Tujuan Proses Produksi

Tujuan proses produksi dalam ekonomi adalah:
  1. Sarana kelangsungan suatu perusahaan.
  2. Kegiatan meningkatkan tambahan nilai atau value product.
  3. Meningkatkan kemakmuran.
  4. Meraih keuntungan.
  5. Memenuhi pasar internasional.
  6. Untuk mengganti barang yang aus, rusak barang yang telah habis.
Apakah sebenarnya tujuan barang dan jasa diproduksi oleh manusia? Berikut ini adalah beberapa tujuan produksi.
  • Memenuhi kebutuhan manusia
Manusia memiliki beragam kebutuhan terhadap barang dan jasa yang harus dipenuhi dengan kegiatan produksi. Apalagi jumlah manusia terus bertambah.
  • Mencari keuntungan atau laba
Dengan memproduksi barang dan jasa, produsen (orang yang memproduksi) berharap bisa menjualnya dan memperoleh laba sebanyak-banyaknya.
  • Menjaga kelangsungan hidup perusahaan
Dengan memproduksi barang dan jasa, produsen akan memperoleh pendapatan dan laba dari penjualan produknya, yang dapat digunakan untuk menjaga kelangsungan hidup perusahaan termasuk kehidupan para karyawan.
  • Meningkatkan mutu dan jumlah produksi
Produsen selalu berusaha memuaskan keinginan konsumen. Dengan berproduksi, produsen mendapat kesempatan melakukan uji coba (eksperimen) untuk meningkatkan mutu sekaligus jumlah produksinya agar lebih baik dari produksi sebelumnya.
  • Mengganti barang-barang yang aus dan rusak karena dipakai atau karena bencana alam

D. Jenis-jenis Proses Produksi

1. Proses produksi terus menerus

Ciri-ciri proses produksi terus menerus antara lain sebagai berikut:
  • Pola ini akan selalu sama dari hari kehari tanpa ada perubahan. Terdapat urutan yang pasti dari bahan baku hingga menjadi produk akhir. Contohnya, usaha tekstil, kertas, dan lain lain.
  • Berproduksi dengan jumlah yang relatif besar dengan variasi jenis prduk yang kecil.
  • Penyusunan peralatan produksi atas dasar arus urutan pekerjaan dari bahan mentah menjadi produk akhir.
  • Mesin-mesin bersifat khusus untuk menghasilkan produk-produk tertentu.
  • Pengaruh operator kecil.
  • Tidak memerlukan banyak karyawan.
  • Jika ada kemacetan pada satu bagian mengakibatkan kemacetan total.
  • Memerlukan ahli perawatan yang cukup baik.
  • Variasi jenis produk relatif sedikit.
2. Proses produksi terputus putus

Ciri-ciri proses produksi terputus putus antara lain sebagai berikut:
  • Menghasilkan produk lebih sedikit namun variasi jenis produk lebih banyak.
  • Berproduksi atas pesanan.
  • Penyusunan fasilitas produksi berdasarkan fungsinya.
  • Mesin-mesin bersifat general purpose machine.
  • Pengaruh karyawan lebih besar.
  • Bila terjadi kemacetan pada suatu bagian tak akan menyebabkan kemacetan total.
  • Diperlukan pengendalian proses yang baik.
  • Diperlukan bahan mentah yang cukup tinggi.
  • Peralatan besifat fleksibel yang menggunakan tenaga manusia.
  • Diperlukan ruangan yang cukup besar.

Referensi:
  1. Suparmoko, Pengantar Ekonomika Mikro, BPFE Yogyakarta, 2000
  2.  Farid Wijaya, Teori ekonomi makro, BPFE. UGM, Yogyakarta 1999
  3. Sadono sukirno, Pengantar teori ekonomi makro, Edisi ke 3, PT. RajaGrafindo Persada, Jakarta, 2002
  4. Farid Wijaya, Pengantar ekonomi makro, BPFE. UGM, Yogyakarta 2000
  5. http://artonang.blogspot.com/2018/05/teori-produksi-theory-of-production.html
  6. http://artonang.blogspot.com/2018/05/pengertian-ciri-fungsi-dan-faktor.html

Thursday, June 7, 2018

Berikut Makanan Yang Terbaik (Healthy Food) Menjaga Kesehatan Wanita

Berikut Makanan Yang Terbaik (Healthy Food) Menjaga Kesehatan Wanita  ~ Setiap insan manusia sangat pentingnya menjaga pola makan sehat bagi tubuh. Memiliki kesehatan tubuh yang fit dan prima adalah keinginan semua individu di manapun berada. Kesehatan tubuh yang fit dan prima tersebut tentu tak bisa diperoleh secara instan, melainkan banyak faktor penting yang harus diperhatikan untuk menciptakannya. Salah satu contohnya yaitu pola makan yang diterapkan.

Untuk menciptakan tubuh yang sehat, Kita perlu menerapkan pola makan sehat yang baik dan benar agar kondisi kesehatan senantiasa terjaga dan seluruh asupan gizi yang dibutuhkan selalu terpenuhi dengan optimal.

Setiap orang membutuhkan makanan kaya nutrisi untuk menjaga kesehatan tubuhnya. Tak terkecuali untuk para wanita. Makanan sumber vitamin dan mineral sangat penting untuk melindungi tubuh wanita dari berbagai penyakit seperti pengeroposan tulang (osteoporosis), masalah kehamilan, kanker payudara, dan masalah kesehatan wanita lainnya. Lantas, makanan apa saja yang ampuh menjaga kesehatan wanita sepanjang usianya? Simak daftar berikut ini.

Berikut Makanan Yang Terbaik (Healthy Food) Menjaga Kesehatan Wanita
Ilustrasi: Berikut Makanan Yang Terbaik (Healthy Food) Menjaga Kesehatan Wanita 
Dalam menerapkan pola makan yang baik dan sehat, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu: 
  1. Jadwal makan pagi, siang dan malam yang Anda terapkan.
  2. Porsi makan dan komposisi makanan yang Anda konsumsi setiap harinya.
  3. Jenis makanan dan nutrisi yang terkandung dalam setiap makanan yang Anda konsumsi secara berkala.
  4. Jumlah kalori dari semua makanan yang Anda konsumsi setiap harinya.
  5. Kualitas makanan, asupan gizi dan pengaruh makanan pada kesehatan dan kondisi tubuh Anda.
Untuk menerapkan pola makan yang sehat, Anda harus mempersiapkan bahan-bahan makanan berkualitas yang tepat sesuai komposisi dan nutrisi yang diperlukan oleh tubuh Anda. Selain itu, Anda juga harus memastikan bahwa komposisi makanan yang dikonsumsi telah mencakup kategori makanan 4 sehat 5 sempurna. Biasakanlah untuk memperbanyak konsumsi buah dan sayuran segar yang bermanfaat sebagai pengganti camilan atau snack yang biasa Anda konsumsi di sela-sela waktu makan. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir berbagai jenis makanan yang masuk ke dalam tubuh dan kurang baik bagi kesehatan.

Menjaga pola makan sehat sangatlah penting bagi Kita semua. Dengan menjaga dan mengatur pola makan dengan baik dan benar, maka seluruh kebutuhan nutrisi tubuh akan terlengkapi dengan maksimal. Selain itu, kondisi kesehatan tubuh yang sehat dan bugar akan semakin prima. Berbagai aktivitas yang dijalani akan dilalui dengan penuh semangat karena kebutuhan energi selalu terpenuhi dengan optimal. Bahkan resiko penyakit bisa dihindari karena gizi dan nutrisi yang diperoleh dalam tubuh meningkatkan sistem imun yang baik untuk melawan berbagai macam gangguan kesehatan.

Pilihan makanan paling sehat untuk menjaga kesehatan wanita:

1. Edamame

Salah satu makanan super yang dapat membantu menjaga kesehatan wanita adalah edamame. Edamame mengandung banyak serat dan lemak baik yang dapat menjaga fungsi organ tubuh wanita tetap bekerja secara maksimal, meskipun usia terus bertambah.

Tidak hanya itu, edamame juga mengandung isoflavon, yaitu senyawa mirip estrogen yang bisa menjadi sahabat baik Anda saat menopause. Pasalnya, ini sangat membantu mengatasi hot flashes atau sensasi panas dalam tubuh saat menopause.

2. Brokoli


Brokoli termasuk salah satu sayuran hijau yang sangat bermanfaat untuk kesehatan wanita. Brokoli mengandung sulforaphane, zat kimia yang dapat membantu menurunkan kelebihan estrogen dalam tubuh sehingga mencegah risiko kanker.

Selain itu, sayuran yang berbentuk seperti pohon ini juga mengandung vitamin dan mineral penting yang dibutuhkan untuk meningkatkan kekebalan tubuh seperti vitamin C, vitamin A, serat, folat, kalsium, zat besi, dan kalium. Maka itu, Anda dianjurkan untuk mengonsumsi setidaknya 500 gram brokoli dalam seminggu.

3. Sarden


Bagi wanita yang sedang aktif menyusui, cobalah untuk perbanyak makan sarden. Pasalnya, sarden mengandung asam lemak sehat, vitamin D, serta kalsium yang dapat meningkatkan kualitas ASI.

Selain itu, ikan sarden juga mengandung asam lemak omega-3 yang secara khusus terdiri dari DHA dan EPA. Ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan fungsi otak pada bayi dalam kandungan.

Manfaat sarden tak cuma sampai di situ, lho. Untuk wanita yang tidak sedang hamil dan menyusui, ikan sarden juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan otak.

4. Beri-berian


Buah beri-berian memiliki warna yang hidup sehingga memiliki daya tarik bagi para wanita. Misalnya saja blueberry, raspberry, dan blackberry. Tidak hanya cantik dari segi warnanya saja, beri-berian nyatanya memberikan manfaat yang tak kalah menarik untuk kesehatan wanita.

Buah beri-berian mengandung flavonoid dan antioksidan, yang berfungsi untuk melindungi sel-sel sehat dari kerusakan. Bagi Anda yang sudah memasuki usia lanjut, buah beri sangat cocok dikonsumsi untuk membantu menjaga ketajaman otak agar tak mudah pikun.

5. Kacang-kacangan


Bagi wanita yang memiliki masalah hipertensi atau diabetes, ada baiknya Anda mengonsumsi kacang-kacangan. Kacang-kacangan yang kaya serat dan rendah lemak bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah dan gula darah Anda.

Pilihlah kacang merah, kacang kenari, atau kacang almond yang aman untuk menjaga kolesterol tubuh Anda tetap stabil. Dengan mengonsumsi 12 buah kacang kenari setiap harinya, Anda akan terhindar dari risiko penyakit jantung.

6. Pepaya


Buah pepaya yang terasa manis nyatanya juga memberikan manfaat manis bagi kesehatan wanita. Warna jingga kemerahan pada buah pepaya berasal dari kandungan beta-karoten dan likopen. Dua hal tersebut sangat bermanfaat untuk menurunkan risiko kanker leher rahim dan payudara, dua penyakit paling mematikan bagi para wanita.

Dengan makan buah pepaya secara rutin, Anda juga akan terhindar dari risiko penyakit jantung. Sebab, pepaya mengandung antioksidan yang dapat membantu menjaga kolesterol dan tekanan darah dari lonjakan drastis sebagai akibat penuaan.

7. Yogurt


Bagi Anda yang berusia 50 tahun ke atas, Anda membutuhkan asupan kalsium tambahan agar terhindar dari osteoporosis. Seperti yang Anda ketahui, sumber kalsium terbaik terletak pada susu. Namun, bagaimana bila Anda tidak suka minum susu?

Jangan cemas dulu. Anda bisa menggantinya dengan makan yogurt, sumber kalsium yang tak kalah penting dari susu. Pasalnya, setiap 230 gram yogurt dapat memenuhi sepertiga kebutuhan kalsium Anda setiap harinya. Maka itu, pilihlah yogurt yang diperkaya dengan vitamin D untuk membantu tubuh Anda menyerap mineral dengan lebih baik.

8. Alpukat


Alpukat adalah salah satu buah yang mengandung asam lemak tak jenuh tunggal (MUFA) terbaik untuk menjaga kesehatan wanita. Bahkan, sebuah penelitian menunjukkan bahwa diet alpukat dapat membantu menghilangkan lemak perut dan melindungi mata serta kulit Anda.

Menariknya, kebiasaan makan alpukat secara rutin dapat membantu menurunkan LDL (kolesterol jahat) dan meningkatkan HDL (kolesterol baik). Maka itu, cukup konsumsi seperempat hingga satu setengah buah alpukat setiap hari dan buktikan sendiri manfaatnya.

Baca Juga :

Berikut Tips Menjaga Kesehatan Organ Intim Wanita (Female Genitalia)

Berikut Tips Menjaga Kesehatan Organ Intim Wanita (Female Genitalia) ~ Organ reproduksi wanita adalah salah satu organ penting bagi wanita karena berfungsi menyokong proses berkembang-biak untuk memperoleh keturunan. Untuk itu, organ tersebut harus dirawat dan dijaga kebersihan serta kesehatannya oleh setiap wanita. Terlebih lagi organ ini rentan terkena infeksi dan penyakit seksual menular yang berbahaya.

Organ reproduksi wanita dibagi menjadi dua yaitu bagian luar dan bagian dalam. Bagian luar merupakan organ untuk sanggama. Sedangkan bagian dalam adalah tempat terjadinya ovulasi atau pelepasan sel telur, tempat pembuahan sel telur oleh sperma, dan tempat tumbuh kembang janin.

Alat reproduksi wanita atau organ reproduksi wanita adalah organ yang berperan untuk melakukan proses perkembangbiakan dengan tujuan memperbanyak keturunan. Organ reproduksi pada wanita harus memenuhi tingkat kesehatan reproduksi wanita agar mendapatkan keturunan. Apabila terdapat penyakit atau kelamin wanita tidak pada kondisi normal, biasanya akan terjadi gangguan-gangguan dalam proses mendapatkan keturunan.

Berikut Tips Menjaga Kesehatan Organ Intim Wanita (Female Genitalia)
Ilustrasi Organ alat kelamin wanita (Female Genitalia)
Organ reproduksi pada wanita ini dibagi menjadi dua bagian, yaitu : 

1. Bagian Dalam Organ Reproduksi Pada Wanita

Mons veneris ini merupakan bagian yang bentuknya sedikit menonjol dan terlihat dari luar yang merupakan bagian dengan fungsi untuk menutupi tulang kemaluan (Simfisis pubis). Penyusun dari Mons Veneris adalah jaringan lemak dengan sedikit jaringan ikat.

Mons Veneris juga biasa disebut sebagai gunung venus. Ketika seorang wanita sudah dewasa maka daerah ini akan tertutupi oleh rambut-rambut kemaluan. Rambut kemaluan ini membentuk pola seperti bentuk segitiga yang terbalik.
Berikut Tips Menjaga Kesehatan Organ Intim Wanita (Female Genitalia)
Bagian Dalam Organ Reproduksi Pada Wanita

2. Alat Reproduksi Wanita Bagian Luar

a. Mons Veneris
Mons veneris adalah bagian yang sedikit menonjol dan bagian yang menutupi tulang kemaluan (simfisis pubis). Bagian ini disusun oleh jaringan lemak dengan sedikit jaringan ikat. Mons Veneris juga sering dikenal dengan nama gunung venus, ketika dewasa bagian mons veneris akan ditutupi oleh rambut – rambut kemaluan dan membentuk pola seperti segitiga terbalik.

b. Labia Mayora (Bibir Besar Kemaluan)
Seperti namanya, Bagian ini berbentuk seperti bibir. Labia Mayora merupakan bagian lanjutan dari mons veneris yang berbentuk lonjok, menuju ke bawah dan bersatu membentuk perineum. Bagian Luar dari Labia Mayor disusun oleh jaringan lemak, kelenjar keringat, dan saat dewasa biasanya ditutupi oleh rambut – rambut kemaluan yang merupakan rambut dari mons veneris. Sedangkan selaput lemak yang tidak berambut, namun memiliki banyak ujung – ujung saraf sehingga sensitif saat melakukan hubungan seksual.

c. Labia Minora (Bibir Kecil Kemaluan)
Labia Minora merupakan organ berbentuk lipatan yang terdapat di dalam Labia Mayora. Alat ini tidak memiliki rambut, tersusun atas jaringan lemak, dan memiliki banyak pembuluh darah sehingga dapat membesar saat gairah seks bertambah. Bibir Kecil Kemaluan ini mengelilingi Orifisium Vagina (lubang Kemaluan). Labia Minora analog dengan Kulit Skrotum pada Alat Reproduksi Pria.

d. Klitoris
Klitoris adalah organ bersifat erektil yang sangat sensitif terhadap rangsangan saat hubungan seksual. Klitoris memiliki banyak pembuluh darah dan terdapat banyak ujung saraf padanya, oleh karena itu Organ ini sangat sensitif dan bersifat erektil. Klitoris Analog dengan Penis pada Alat Reproduksi Pria.

e. Vestibulum
Vestibulum adalah rongga pada kemaluan yang dibatasi oleh labia minora pada sisi kiri dan kanan, dibatasi oleh klitoris pada bagian atas, dan dibatasi oleh pertemuan dua labia minora pada bagian belakang (bawah) nya.
  • Vestibulum merupakan tempat bermuaranya :
  • Uretra (saluran kencing)
  • Muara Vagina (liang Senggama)
Masing – Masing Dua Lubang Saluran Kelenjar Bartholini dan Skene (Kelenjar ini mengeluarkan cairan seperti lendir saat pendahuluan hubungan untuk memudahkan masuknya penis).

f. Himen (Selaput Dara)
Himen merupakan selaput membran tipis yang menutupi lubang vagina. Himen ini mudah robek sehingga dapat dijadikan salah satu aspek untuk menilai keperawanan. Normalnya Himen memiliki satu lubang agak besar yang berbentuk seperti lingkaran. Himen merupakan tempat keluarnya cairan atau darah saat menstruasi. Saat Melakukan hubungan seks untuk pertama kalinya himen biasanya akan robek dan mengeluarkan darah. Setelah melahirkan hanya akan tertinggal sisa – sisa himen yang disebut caruncula Hymenalis (caruncula mirtiformis).
Berikut Tips Menjaga Kesehatan Organ Intim Wanita (Female Genitalia)
Alat Reproduksi Wanita Bagian Luar

Menjaga kesehatan vagina dapat menghindarkan Anda dari infeksi jamur dan juga bakteri penyebab bau vagina.

Berikut ini adalah tips berikut untuk menjaga kesehatan organ intim Anda.

1. Jangan menggunakan sabun

Anda mungkin kadang merasa tidak percaya diri dengan bau vagina Anda oleh karena itu Anda menggunakan sabun untuk membersihkannya. Padahal sabun mengandung zat kimia yang dapat merusak keseimbangan pH vagina. Oleh karena itu saat Anda sedang menstruasi, maka sebaiknya Anda mencucinya dengan air bersih saja.

Sebanyak 20 sampai 40 persen perempuan di Amerika berusia 15 sampai 44 tahun diperkirakan menggunakan sabun pembersih vagina. Rata-rata tertinggi justru ditempati oleh kelompok usia remaja, perempuan keturunan Afrika-Amerika dan perempuan berdarah latin.

Disamping memberi rasa segar pada organ kewanitaan, sabun pembersih vagina diklaim menghilangkan rasa bau tak sedap pada organ vagina Anda. Selain itu, sabun pembersih vagina kerap digunakan untui mencuci organ vagina saat menstruasi atau pasca periode menstruasi.

Tak hanya itu, manfaat sabun pembersih vagina juga dianggap membantu menghindari perempuan dari infeksi penyakit kelamin serta membantu mencegah kehamilan.

Sayangnya, penelitian dan pakar medis malah berkata sebaliknya. Ya, dampak pakai sabun pembersih vagina justru tidak efektif mencegah semua permasalahan di atas.

Bahkan, efek buruk pakai sabun pembersih vagina justru meningkatkan risiko infeksi organ kelamin, komplikasi kehamilan serta masalah kesehatan lainnya.

Keuntungan menggunakan sabun pembersih vagina?

Beberapa perempuan mengatakan merasa sangat bersih dan kesat ketika menggunakan sabun pembersih vagina. Begitu banyak hasil uji klinis yang berkaitan dengan manfaat pemakaian sabun pembersih vagina. Rata-rata penelitian memberikan hasil positif.

Namun, di sisi lain juga ada studi yang menemukan efek negatif pemakaian sabun pembersih vagina. Misalnya pemakaian selama enam bulan sebelum kehamilan akan memengaruhi risiko kelahiran prematur. Bahkan, sebuah studi juga menemukan efek samping pemakaian sabun pembersih vagina yang berkorelasi dengan peningkatan risiko kelahiran prematur.

Berikut temuan medis seperti yang dilansir oleh WebMD:

Infeksi vagina karena bakteri

Ternyata, pemakaian sabun pembersih vagina mengganggu keseimbangan alami bakteri dalam organ vagina atau yang biasa disebut vaginal flora. Sabun pembersih ternyata mengubah kondisi alamiah vagina yang terkait perkembangan bakteri penyebab infeksi. Studi juga menemukan, jika perempuan yang menghentikan pemakaian sabun pembersih vagina akan lebih sedikit terkena bakteri vagina.

Infeksi rahim (Pelvic Inflammatory Disease)

PID merupakan infeksi rahim dan sebagainya. Penelitian menemikan bahwa perempuan yang menggunakan sabun pembersih vagina berisiko 73 persen lebih tinggi mengalami infeksi rahim.

Komplikasi kehamilan

Perempuan yang menggunakan sabun pembersih sebanyak satu kali dalam seminggu akan lebih rentan sulit hamil dibanding yang tidak. Sabun pembersih vagina akan meningkatkan risiko kehamilan ectopic sebesar 76 persen. Dengan kehamilan ektopik, maka implant embrio akan berada di luar rahim. Mengerikannya, semakin sering menggunakan sabun pembersih vagina, peluang mengalami kehamilan ectopic akan semakin tinggi.

Kanker serviks

Menggunakan sabun pembersih vagina setidaknya sekali dalam seminggu memperbesar peluangan terkena risiko kanker serviks.

Lalu, haruskah perempuan menggunakan sabun pembersih vagina?

Berdasarkan pakar kesehatan termasuk dari American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), Anda disarankan menjauhi sabun pembersih vagina.

Biarkan vagina memiliki bau normal yang semestinya. Kecuali dengan catatan, bau tak sedap tersebut sangat kuat yang menandakan terjadinya infeksi.

Cukup kurangi bau vagina dengan mengontrol bakterinya secara alamiah. Cuci vagina dengan air hangat dan sabun bertekstur dan kandungan ringan yang dibasuh lembut untuk membersihkannya.

2. Jangan menggunakan parfum

Merdeka.com - Untuk meningkatkan keharuman vagina Anda, maka Anda menggunakan parfum yang disemprotkan di sekitar vagina. Kandungan alkohol yang terkandung di dalamnya, akan merusak pH vagina. Vagina pun akan rentan terhadap iritasi.

3. Jagalah kebersihan saat menstruasi

Merdeka.com - Saat menstruasi, kebersihan vagina adalah hal yang paling penting. Setidaknya ganti pembalut Anda setiap 3-4 jam sekali untuk menghindari kuman dan bakteri penyebab iritasi berkembang biak.

4. Gunakan celana dalam katun

Merdeka.com - Bahan katun akan mudah menyerap keringat dibandingkan dengan material kain lainnya. Katun juga akan mencegah infeksi jamur yang terjadi karena lembap.

5. Kenakan pakaian longgar

Merdeka.com - Pakaian yang ketat akan menyebabkan vagina menjadi lembap. Akibatnya jamur dan bakteri pun akan mudah tumbuh. Selain itu pakaian ketat juga akan menyebabkan infeksi dan ruam.

6. Mencukur rambut kemaluan

Merdeka.com - Rambut kemaluan akan menjadi sarang bertumbuhnya bakteri dan jamur yang akan menciptakan infeksi pada vagina. Oleh karena itu rajin-rajinlah untuk mencukur bulu kemaluan demi kesehatan vagina Anda.

7. Lakukan senam kegel

Merdeka.com - Senam kegel akan membantu Anda untuk memperkuat otot-otot organ intim dan juga vagina. Otot yang kuat dapat membuat hubungan seks yang Anda dan pasangan lakukan dapat menjadi lebih nikmat.

8. Minum banyak air

Merdeka.com - Air baik untuk menjaga kesehatan vagina Anda akan air akan membuang bakteri di dalam tubuh dalam bentuk urin.

9. Kunjungi ginekolog Anda

Merdeka.com - Apabila Anda menemukan gejala aneh dari vagina Anda, sebaiknya segera periksakan ke dokter. Tentunya tindakan mencegah lebih baik daripada tindakan mengobati.

Organ intim adalah organ yang penting. Oleh karena itu jaga kesehatannya dengan mengikuti tips di atas.

Baca Juga :

Tuesday, June 5, 2018

Mamfaat Kayu Manis (Cinnamon), Rempah Alami Menurunkan Kadar Gula Darah

Mamfaat Kayu Manis (Cinnamon), Rempah Alami Menurunkan Kadar Gula Darah ~ Dalam ilmu medis, keberadaan gula atau zat glukosa dalam darah disebut gula darah. Kadar gula darah yang normal pada tubuh penting bagi kinerja dan kesehatan tubuh.

Kadar gula darah adalah istilah yang mengacu kepada tingkat glukosa di dalam darah.Konsentrasi gula darah diatur dengan ketat di dalam tubuh. Glukosa yang dialirkanmelalui darah adalah sumber utama energi untuk sel-sel tubuh. Karbohidrat terpentingyang digunakan sebagai sumber tenaga utama dalam tubuh. Di dalam darah kita didapati zat gula. Gula ini gunanya untuk dibakar agar mendapatkan kalori atau energi.

Sebagian gula yang ada dalam darah adalah hasil penyerapan dari usus dan sebagian lagi dari hasil pemecahan simpanan energi dalam jaringan. Gula yang ada di usus bisa berasal dari gula yang kita makan atau bisa jugahasil pemecahan zat tepung yang kita makan dari nasi, ubi, jagung, kentang, roti, danlain-lain.

Mamfaat Kayu Manis (Cinnamon), Rempah Alami Menurunkan Kadar Gula Darah
Mamfaat Kayu Manis (Cinnamon), Rempah Alami Menurunkan Kadar Gula Darah
Gula darah adalah bahan bakar tubuh yang dibutuhkan untuk kerja otak, sistem saraf, dan jaringan tubuh yang lain. Gula darah yang terdapat di dalam tubuh dihasilkan oleh makanan yang mengandung karbohidrat, protein, dan lemak. Rata-rata, kadar gula darah normal adalah sebagai berikut:
  1. Gula darah 8 jam sebelum makan atau setelah bangun pagi (70 – 110 mg/dl).
  2. Gula darah 2 jam setelah makan (100 – 150 mg/dl).
  3. Gula darah acak (70 – 125 mg/dl).

Mamfaat Kayu Manis (Cinnamon), Rempah Alami Menurunkan Kadar Gula Darah
Ilustrasi Kadar Gula Darah
Kadar gula tinggi (hiperglikemia) maupun kadar gula rendah (hipoglikemia) tidak bagus untuk kesehatan. Kadar gula darah harus berada dalam posisi normal agar kinerja organ-organ tubuh tetap sehat dan normal.

Kadar gula darah rendah tergolong relatif lebih mudah diobati dari pada kadar gula darah tinggi. Mengapa begitu? Karena jika Anda mengalami level kadar gula darah rendah itu artinya Anda kekurangan asupan gizi, lemak, protein, dan kurang istirahat.

Level gula darah atau glukosa diatur oleh kinerja pankreas. Jika kadar gula darah atau glukosa Anda rendah, otomatis pankreas akan mengeluarkan glukagon, yang menargetkan sel-sel di hati untuk kemudian diubah menjadi glukosa dan setelah itu dilepaskan ke aliran darah hingga mencapai level tertentu.

Jika seseorang tetap mengalami kadar gula darah dalam level yang rendah, kemungkinan besar Anda mengalami penurunan kerja pankreas atau kurangnya asupan gizi serta kurangnya istirahat. Beberapa tips untuk meningkatkan kadar gula darah:
  1. Tidak mengonsumsi Alkohol.
  2. Hindari konsumsi kafein dan merokok.
  3. Hindari olahraga terlalu berat.
  4. Mengonsumsi makanan yang mengandung serat, seperti sayur-sayuran dan buah-buahan.
  5. Makanlah secara teratur dan tidak menunda.
  6. Minumlah segelas susu setiap hari.

Kayu manis (Cinnamomum verum, sin. C. zeylanicum) ialah sejenis pohon penghasil rempah-rempah. Termasuk ke dalam jenis rempah-rempah yang amat beraroma, manis, dan pedas. Orang biasa menggunakan rempah-rempah dalam makanan yang dibakar manis, anggur panas.

Kayu manis adalah salah satu bumbu makanan tertua yang digunakan manusia. Bumbu ini digunakan di Mesir Kuno sekitar 5000 tahun yang lalu, dan disebutkan beberapa kali di dalam kitab-kitab Perjanjian Lama.

Kayu manis juga secara tradisional dijadikan sebagai suplemen untuk berbagai penyakit, dengan dicampur madu, misalnya untuk pengobatan penyakit radang sendi, kulit, jantung, dan perut kembung.

Beberapa spesies kayu manis yang dijual di pasaran di antaranya:
  1. Cinnamomum verum'(True cinnamon, Sri Lanka cinnamon atau Ceylon cinnamon).
  2. C. burmannii (korintje, kasiavera, atau Indonesian cinnamon).
  3. C. loureiroi (Saigon cinnamon atau Vietnamese cinnamon).
  4. C. aromaticum (Cassia atau Chinese cinnamon).

Kulit manis Ceylon sering kali hanya menggunakan kulit bagian dalam yang lebih tipis, lebih memiliki kesegaran, kurang padat, lebih beraroma, dan lebih lembut dalam rasa daripada kasiavera. Kasiavera memiliki rasa yang lebih kuat (sering lebih pedas) daripada kulit manis Sri Lanka dan umumnya berwarna merah kecoklatan sedang hingga ringan, keras dan bertekstur kayu, serta lebih tebal (2–3 mm (0,079–0,12 inci) dan menggunakan seluruh lapisan kulitnya.


Tingginya kadar gula dalam darah sering kali membuat kita merasa khawatir dan cemas. Apalagi, ketika kita memiliki orang tua atau keturunan dengan riwayat diabetes.

Untuk bisa menstabilkan gula darah dalam tubuh dan mencegah risiko diabetes, seorang ahli gizi bernama Dr Josh Axe mengungkapkan bahwa kita perlu mengonsumsi rempah kayu manis.

Dilansir dari laman Dailystar.com, kandungan nutrisi yang ada pada kayu manis dipercaya bisa meningkatkan sensitivitas insulin. Kandungan inilah yang kemudian mengeblok enzim bernama alanines di mana biasanya enzim ini digunakan darah untuk menyerap gula.

Ketika enzim alanines diblok, ini membuat glukosa yang masuk ke aliran darah jadi lebih sedikit meski sebelumnya kita mengonsumsi makanan dengan kadar gula tinggi. Dr Josh juga mengungkapkan bahwa selain kayu manis, rempah lain yang bisa menangkal risiko naiknya gula darah atau risiko diabetes adalah kunyit.

"Kayu manis terkenal memiliki efek anti diabetes. Rempah ini bermanfaat menyeimbangkan kadar gula dalam darah," ungkap Dr Josh.

Mengingat akan manfaat penting dari kayu manis, sudah saatnya kita rutin mengonsumsi kayu manis. Pastikan untuk mengonsumsinya dalam porsi yang tepat alias tidak berlebihan. Semoga informasi ini bermanfaat.

Baca Juga :

Penting Banget Dicek, Berikut Tanda Gejala Haidmu (Menstruation) Bermasalah

Menstruasi, haid atau datang bulan adalah perubahan fisiologis dalam tubuh wanita yang terjadi secara berkala dan dipengaruhi oleh hormon reproduksi baik FSH-Estrogen atau LH-Progesteron. Periode ini penting dalam hal reproduksi. Pada manusia, hal ini biasanya terjadi setiap bulan antara usia remaja sampai menopause. Selain manusia, periode ini hanya terjadi pada primata-primata besar, sementara binatang-binatang menyusui lainnya mengalami siklus estrus.

Pada wanita siklus menstruasi rata-rata terjadi sekitar 28 hari, walaupun hal ini berlaku umum, tetapi tidak semua wanita memiliki siklus menstruasi yang sama, kadang-kadang siklus terjadi setiap 21 hari hingga 30 hari. Biasanya, menstruasi rata-rata terjadi 5 hari, kadang-kadang menstruasi juga dapat terjadi sekitar 2 hari sampai 7 hari paling lama 15 hari. Jika darah keluar lebih dari 15 hari maka itu termasuk darah penyakit.

Penting Banget Dicek, Berikut Tanda Gejala Haidmu (Menstruation) Bermasalah
Ilustrasi Tanda Gejala Haidmu (Menstruation) Bermasalah
Umumnya darah yang hilang akibat menstruasi adalah 10mL hingga 80mL per hari tetapi biasanya dengan rata-rata 35mL per harinya.Semua wanita normal yang telah mencapai usia dewasa pasti pernah atau bahkan rutin mengalami haidh setiap bulannya. Haidh atau menstruasi terjadi karena tidak terbuahinya sel telur pada rahim wanita, sehingga dinding rahim luruh bersamaan dengan keluarnya darah dari peranakan.

Meski termasuk suatu kondisi yang normal, dalam kepercayaan orang tua Jawa zaman dulu, haidh atau menstruasi pada wanita nyatanya dianggap bisa membawa suatu firasat atau pertanda tertentu. Firasat atau pertanda yang dibawa tersebut bergantung dari kapan waktu terjadinya haidh, baik berdasarkan jam, tanggal, hari, pasaran, hingga bulannya.

Nah, bagi kamu para wanita yang ingin mengetahui apa firasat haidh yang sedang kamu alami, simak pemaparan yang telah kami buat berikut tentang primbon datang bulan atau haid beserta ramalan-ramalannya.


Primbon Haid

Selama hidupnya, seorang wanita akan mengalami haid selama 35 sampai 40 tahun. Haid pertama kali terjadi di sekitar usia 10 sd 15 tahun dan akan berhenti saat mereka memasuki usia monopause yakni di sekitar usia 45 tahun sd 50 tahun.

Haidh berlangsung dalam siklus yang berulang setiap bulannya, dan ia biasanya terjadi selama 5 hari dalam 1 bulan. Dengan kata lain, jika ditotal, maka masa menstruasi yang dialami oleh wanita kurang lebih sekitar 6,5 tahun dalam seumur hidupnya. Total masa haid tersebut tentu sangat lama sekali, akan tetapi proses ini merupakan proses penting yang menunjang kesehatan reproduksi seorang wanita.

Gejala PMS dan haid setiap wanita bisa berbeda satu sama lain. Karena memang pola makan dan pola hidup setiap wanita tidak sama. Hanya saja ada sejumlah gejala haid yang perlu kita waspadai.

Seperti yang dilansir oleh boldsky.com, haid yang kita alami bisa memperlihatkan kondisi kesehatan tubuh kita. Kondisi haid bisa jadi indikator kesehatan ginekologi. Kalau haid kita menunjukkan tanda yang tak biasa, ini bisa jadi gejala ada yang bermasalah di dalam tubuh kita. Berikut ini lima tanda yang perlu diwaspadai karena bisa jadi indikasi ada tubuh kita mengalami masalah atau gangguan kesehatan.

1. Sering Mengeluarkan Banyak Gumpalan Darah

Kalau jumlah gumpalan darah yang keluar saat haid sedikit, itu nggak jadi masalah. Tapi kalau gumpalan darah yang keluar banyak dan sering, ini bisa jadi tanda adanya fibroid uterus di dalam rahim.

Perhatikan lagi kondisi yang kamu alami setiap bulan./Copyright shutterstock.com

2. Volume Darah yang Keluar Sangat Banyak

Kalau volume darah yang keluar saat haid sangat banyak, ini bisa jadi ada polip di dalam rahim. Apalagi kalau disertai sesak napas dan pusing, penting untuk segera berkonsultasi ke dokter, ya.

3. Haid Berlangsung Lebih dari 7 Hari

Durasi haid yang berlangsung lebih dari tujuh hari bisa disebabkan oleh banyak hal. Tapi bisa juga ini jadi indikasi kamu mengalami PCOS (polycystic ovary syndrome) atau sindrom ovarium polikistik merupakan kondisi terganggunya fungsi ovarium pada wanita yang berada di usia subur dan polip rahim.

Cek gejala haid yang sering kamu alami./Copyright shutterstock.com
4. Siklus Berlangsung Kurang dari 20 Hari

Coba cek lagi siklus haidmu. Kalau siklusnya kurang dari 20 hari, waspada gejala disfungsi ovulasi atau gangguan tiroid. Bisa juga pertanda adanya PCOS atau polip rahim.

5. Sering Telat Haid

Kalau sedang stres atau melakukan olahraga intens, biasanya siklus haid akan telat. Tapi gangguan tiroid juga bisa menyebabkan telat haid. Kalau kamu sering telat haid, sebaiknya segera cek ke dokter karena bisa jadi ada ketidakseimbangan hormon di dalam tubuhmu.

Untuk lebih amannya, bila kamu mengalami tanda-tanda di atas saat haid, segera periksakan diri ke dokter, ya ladies. Semakin cepat ditangani, semakin besar peluang kamu terhindar dari gangguan kesehatan yang lebih serius.

Baca Juga :

Wednesday, May 30, 2018

Teori Produksi (Theory of Production)

Teori Produksi ~ Proses produksi yaitu suatu kegiatan perbaikan terus-menerus (continuos improvment), yang dimulai dari sederet siklus sejak adanya ide-ide untuk menghasilkan suatu produk, pengembangan produk, proses produksi, sampai distribusi kepada konsumen (V. Gaspersz, 2004).

Ilmu ekonomi adalah suatu telaah mengenai individu-individu dan masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya dengan menggunakan sumberdaya yang terbatas sebagai konsekuensi dari adanya kelangkaan. Kelangkaan berarti tidak semua kebutuhan manusia dapat dipenuhi sehingga memaksa manusia untuk membuat pilihan. Dengan melakukan pilihan, pemenuhan atas suatu kebutuhan tertentu memiliki implikasi mengorbankan kebutuhan lain.

Teori ekonomi memberikan gambaran umum yang disederhanakan mengenai kegiatan-kegiatan ekonomi dan sifat-sifat hubungan ekonomi disertai dengan penerapan prinsip-prinsip ekonomi mikro. Ekonomi mikro menangani perilaku satuan-satuan ekonomi mencakup konsumen, pekerja, para penanam modal, pemilik tanah dan setiap individu yang memainkan peranan dalam fungsi perekonomian.

Teori Produksi (Theory of Production)
Teori Produksi (Theory of Production)


A. Pengertian Produksi

Produksi merupakan salah satu kegiatan ekonomi dalam masyarakat atau suatu negara terentu. Dimana kegiatan produksi tergantung pada kebutuhan dan kebiasaan perhitungan produksi dan pendapatan suatu negara. Dalam aspek ekonomi, kegiatan produksi selalu didorong oleh motif ekonomi dan prinsip ekonomi agar keseluruhan kegiatan itu tidak percuma, ada sasarannya, tujuan serta harapannya, sehingga dapat menghasilkan suatu arang dan jasa secara optimal.

Teori Produksi
Secara garis besar, produksi adalah kegiatan yang berkenaan dengan usaha meningkatkan nilai guna suatu barang dan jasa. Secara mudah, arti produksi memanglah pembuatan. Pembuatan sepatu, mebel, minyak goreng, radio dan sebagainya akan lebih mudah dipahami oleh setiap orang bahwa semua itu dapat disebut sebagai produksi sepatu, produksi mebel, produksi minyak goreng, produksi radio dan sebaginya.

Bagi kebanyakan orang produksi diartikan sebagai kegiatan-kegiatan di dalam pabrik-pabrik atau barangkali juga kegiatan-kegiatan di lapangan pertanian. Akan tetapi pendefinisian seperti itu sebenarnya terlampau sempit. Bacalah apa yang dituliskan oleh Richard Ruggles beserta istrinya Nancy D. Ruggles sebagai berikut :

“In broader terms any process that creates value or adds value to already axisting goods is production”. Secara lebih luas, setiap proses yang menciptakan nilai atau memperbesar nilai sesuatu barang adalah produksi.

Atau dengan mudah kita sebut bahwa produksi adalah setiap usaha yang menciptakan atau memperbesar daya guna barang. Produksi merupakan salah satu kegiatan ekonomi dalam masyarakat atau suatu negara yang dihitung dalam waktu tertentu. Dimana kegiatan produksi tergantung pada kebutuhan dan kebiasaan perhitungan produksi dan pendapatan suatu negara. Dalam aspek ekonomi, kegiatan produksi selalu di dorong oleh motif ekonomi dan prinsip ekonomi agar keseluruhan kegiatan itu tidak percuma, ada sasarannya, tujuan serta harapannya, sehingga dapat menghasilkan sesuatu barang dan jasa secara optimal.

Secara garis besar, produksi adalah kegiatan yang berkenaan dengan usaha meningkatkan nilai guna suatu barang dan jasa langkah pertama kegiatan produksi itu adalah menghimpun faktor produksi yang berasal dari masyarakat melalui kegiatan distribusi setelah terhimpun maka produksi itu diolah dan dikelola menjadi hasil produksi.

1. Ciri-ciri Produksi

Ciri-ciri suatu produksi adalah :
  • Adanya kegiatan perusahaan membuat barang yang akan di produksi;
  • Adanya menghasilkan barang dan jasa yang di produksi; dan
  • Meningkatkan nilai guna barang dan jasa.

2. Fungsi Produksi

Kegiatan produksi melibatkan dua variabel yang mempunyai hubungan fungsional atau saling memengaruhi, yaitu :
  • Berapa output yang harus diproduksi; dan
  • Berapa input yang akan dipergunakan.

Dengan demikian, yang disebut fungsi produksi adalah hubungan fungsional atau sebab akibat antara input dan output. Dalam hal ini input sebagai sebab, dan output sebagai akibat. Atau input sebagai variabel bebas dan output sebagai variabel tak bebas. Input produksi dikenal juga dengan factor-faktor produksi, dan ouput produksi dikenal juga dengan jumlah produksi.

Fungsi produksi merupakan suatu fungsi atau persamaan yang menyatakan hubungan antara tingkat output dengan tingkat penggunaan input-input. Hubungan antara jumlah output Q dengan jumlah input yang dipergunakan dalam produksi X1, X2, X3, … Xn, secara matematis dapat dituliskan sebagai berikut :

Q = f (X1, X2, X3, … Xn)
Q = output
X = input

Ketika input-input produksi terdiri dari capital, labour, resources dan technology maka persamaan produksi menjadi sebagai berikut :

Q = f (C, L, R, T)
Q = Quantity, atau jumlah barang yang dihasilkan
f = Fungsi, atau simbol persamaan fungsional
C = Capital, atau modal atau sarana yang digunakan
L = Labour, tenaga kerja
R = Resources, sumber daya alam
T = Technology, teknologi dan kewirausahaan

Persamaan tersebut menjelaskan bahwa output dari suatu produksi merupakan fungsi atau dipengaruhi atau akibat dari input. Artinya setiap barang yang dihasilkan dari produksi akan tergantung pada jenis/macam dari input yang digunakan. Perubahan yang terjadi pada input akan menyebabkan terjadinya perubahan pada output.

Dalam ilmu ekonomi, Teori produksi dibedakan menjadi teori Produksi dengan Satu Input Variabel dan teori produksi dua input variable.

3. Faktor-faktor Produksi

Produksi juga adalah suatu kegiatan untuk meningkatkan manfaat dengan cara mengkombinasikan faktor-faktor produksi kapital, tenaga kerja, teknologi, managerial skill. Produksi atau memproduksi adalah menambah kegunaan (nilai guna) suatu barang. Kegunaan suatu barang akan bertambah bila memberikan manfaat baru atau lebih dari bentuk semula.

Fungsi produksi adalah hubungan teknis antara input dan output. Produksi merupakan usaha untuk meningkatkan manfaat dengan cara mengubah bentuk (form utility), memindahkan tempat (place utility), dan menyimpan (store utility). Hubungan teknis yang dimaksud adalah bahwa produksi hanya bisa dilakukan dengan menggunakan faktor produksi yang dimaksud. Untuk memproduksi dibutuhkan faktor-faktor produksi yaitu alat atau sarana untuk melakukan proses produksi. Fungsi produksi selalu dinyatakan dalam rumus, yaitu seperti berikut :

Q= f(K,L,R,T)

Faktor-faktor produksi antara lain adalah :
  1. Tenaga kerja manusia (Labour) atau Sumber Daya Manusia ( Human Resources) = TK;
  2. Modal ( Capital, uang atau alat modal seperti mesin = M);
  3. Sumber Daya Alam ( SDA (Natural Resources ) ) (tanah (Land)= T); dan
  4. Skill atau suatu keahliah ataupu Kecakapan tata laksana ( Managerial Skill )(teknologi =T).

Bila faktor produksi tidak ada maka tidak ada juga produksi. Produksi yang dihasilkan tanpa penggunaan teknologi, modal dan manusia disebut produksi alami, yaitu produksi yang dilakukan oleh proses alam, sedangkan produksi yang dilakukan dengan menggunakan modal, teknologi dan manusia disebut produksi rekayasa.

Produksi alami bersifat eksternal, efisiensi dan efektifitasnya tidak dapat dikontrol oleh manusia, sehingga kelebihan atau kekurangan adalah merupakan hal yang harus diterima oleh pemakai. Namun produksi yang paling utama adalah manusia dan tanah (SDA).

Kebutuhan produsen adalah bagaimana menghasilkan barang dengan menggunakan biaya yang relatife kecil untuk mendapatkan output yang relatife besar (memuaskan).


B. Teori Produksi

Secara umum, produksi dapat diartikan sebagai kegiatan optimalisasi dari faktor-faktor produksi seperti, tenaga kerja, modal, dan lain-lainnya oleh perusahaan untuk menghasilkan produk berupa barang-barang dan jasa-jasa. Secara teknis, kegiatan produksi dilakukan dengan mengombinasikan beberapa input untuk menghasilkan sejumlah output.

Dalam pengertian ekonomi, produksi didefinisikan sebagai usaha manusia untuk menciptakan atau menambah daya atau nilai guna dari suatu barang atau benda untuk memenuhi kebutuhan manusia.

Contoh produksi adalah menanam padi, menggiling padi, mengangkut beras, memperdagangkan beras, dan menjual nasi dan makanan. Contoh yang lebih modern adalah produksi pembuatan benang, produksi pembuatan kain, produksi pembuatan baju, memperdagangkan baju, produksi pembuatan kendaraan bermotor, dan produksi pembuatan computer dan sebagainya.

Teori produksi adalah teori yang menerangkan sifat hubungan antara tingkat produksi yang akan dicapai dengan jumlah faktor-faktor produksi yang digunakan. Konsep utama yang dikenal dalam teori ini adalah memproduksi output semakismal mungkin dengan input tertentu, serta memproduksi sejumlah output tertentu dengan biaya produksi seminimal mungkin.

Hukum Hasil yang Semakin Berkurang (The Law of Diminishing Return)

Teori Produksi

Merupakan hukum yang dicetuskan oleh David Richardo. Hukum ini menyatakan bahwa penambahan faktor produksi tidak selalu memberikan peningkatan hasil yang sebanding, pada titik tertentu, penambahan hasil akan semakin berkurang meskipun faktor produksi terus ditambah. Hal ini dikarenakan penambahan iput secara terus menerus akan berakibat pada jumlah input yang melebihi kapasitas produksi sehingga produktivitas tidak lagi maksimal.

Seperti yang dapat kita lihat pada gambar di samping, dapat kita lihat terdapat kurva produksi total, serta kurva rata-rata produksi dan kurva produksi marginal. Dapat kita lihat bahwa penambahan satu orang tenaga kerja sebagai input akan meningkatkan jumlah output total yang dihasilkan, begitu juga penambahan tenaga kerja kedua masih akan menambah jumlah produksi total yang dihasilakn (lihat gambar pada kurva produksi total). Akan tetapi, tambahan produksi yang diberikan oleh pekerja akan semakin berkurang. Penambahan pekerja pertama masih memberikan tambahan hasil yang tinggi, akan tetapi penambahan pekerja kedua, ketiga dan seterusnya akan memberikan tambahan hasil yang lebih rendah dibandingkan dengan tambahan pekerja pertama (lihat kurva produksi marginal).


C. Jangka Waktu Produksi

Untuk menghasilkan jumlah output tertentu, perusahaan menentukan kombinasi pemakaian input yang sesuai. Jangka waktu analisis terhadap perusahaan yang melakukan kegiatan produksi dapat dibedakan menjadi jangka pendek dan jangka panjang. Analisis terhadap kegiatan produksi perusahaan dikatakan berada dalam jangka pendek apabila sebagian dari faktor produksi dianggap tetap jumlahnya (fixed input).

Dalam jangka pendek tersebut perusahaaan tidak dapat menambah jumlah faktor produksi yang dianggap tetap. Faktor produksi yang dianggap tetap misalnya modal seperti mesin dan peralatannya,bangunan perusahaan dan lain-lain. Sedangkan dalam jangka penjang semua faktor produksi dapat mengalami perubahan. Berarti dalam jangka panjang setiap faktor produksi dapat ditambah jumlahnya kalau memang diperlukan. Dalam jangka panjang perusahaan dapat melakukan penyesuaian terhadap perubahan-perubahan yang terjadi di pasar.

Dalam ekonomi, konsep jangka pendek mengacu pada kondisi dimana minimal terdapat satu input yang bersifat tetap jumlahnya. Jangka panjang adalah periode waktu dimana seluruh input bersifat variabel. Jangka waktu ini tidak ada hubungannya dengan periode waktu yang biasa kita kenal (tahun,bulan, hari) namun berkaitan dengan perusahaan dan sumber daya yang dibicarakan. Dalam suatu industri mungkin jangka pendek berarti satu bulan namun industri lain mungkin satu tahun.

Jangka Waktu Produksi dapat dibedakan menjadi 2, yaitu :
  1. Jangka Pendek (short run). yaitu jangka waktu ketika input variabel dapatdisesuaikan, namun input tetap tidak dapat disesuaikan; dan
  2. Jangka Panjang (long run) merupakan satu waktu dimana seluruh input variabelmaupun tetap yang digunakan perusahaan dapat diubah.Adapun tujuan dari pembedaan jangka waktu atau periodisasi dalam produksi adalahuntuk meminimumkannya Biaya Produksi.


C.1. Produksi Dalam Jangka Pendek

Dalam jangka pendek perusahaan memiliki input tetap dan menentukan berapa banyaknya input variabel yang harus dipergunakan. Untuk membuat keputusan, pengusaha akan memperhitungkan seberapa besar dampak penambahan input variabel terhadap produksi total. Misalnya input variabelnya adalah tenaga kerja dan input tetapnya adalah modal.

Apabila tenaga kerja yang dipergunakan sebanyak 0, produksi juga nol. Ini berarti proses produksi tidak akan menghasilkan output apabila hanya mempergunakan satu macam input. Apabila jumlah tenaga kerja yang dipergunakan semakin banyak, makan output meningkat.
  • Teori Produksi Dengan Satu Input Variabel

Dengan mengamsumsikan beberapa input dianggap konstan dalam jangka pendek dan hanya satu faktor produksi yaitu tenaga yang dapat berubah, maka fungsi produksinya dapat ditulis sebagai berikut :

Q = f(L)

Persamaan produksi ini menjadi sangat sederhana kerana hanya melibatkan tenaga kerja untuk mendapatkan tingkat produksi suatu barang tertentu. Artinya, factor produksi yang dapat berubah dan mempengaruhi tingkat produksi adalah hanya jumlah tenaga kerja. Jika perusahaan berkeinginan untuk menambah Tingkat produksi, maka perusahaan hanya dapat menambah jumlah tenaga kerja.

Hubungan produksi dimana terdapat satu variabel, dan lainnya tetap biasanya berlaku hukum pertambahan hasil yang semakin berkurang, yaitu apabila faktor variabel itu ditambah terus, maka output semakin lama akan semakin menurun secara rata-rata, dikarenakan semakin besarnya faktor pembagi sementara faktor yang dibagi tetap. Dan bila hal ini dilakukan terus, maka produksi totalpun akan semakin menurun, dikarenakan faktor produksi tetap semakin jenuh atau kehabisan nilainya, misalnya tanah yang kehabisan unsur haranya sehingga mengurangi kesuburannya bila ditanami dan digarap secara terus menerus.

Berikut gambarannya :
Kurva Produksi Total, Marginal & Rata-rata
Yang dapat disimpulkan :
  1. Tahap I menunjukkan tenaga kerja yang masih sedikit, apabila ditambah akan meningkatkan total produksi, produksi rata-rata dan produksi marginal.
  2. Tahap II Produksi total terus meningkat sampai produksi optimum sedang produksi rata-rata menurun dan produksi marginal menurun sampai titik nol.
  3. Tahap III Penambahan tenaga kerja menurunkan total produksi, dan produksi rata-rata, sedangkan produksi marginal negatif.

a. Produksi Marginal

Tambahan produksi yang diakibatkan oleh pertambahan satu tenaga kerja yang digunakan.

MP = Produksi Marginal
DTP = Pertambahan Produksi Total
DMP = Pertambahan Tenaga Kerja

b. Produksi rata-rata

Produksi yang secara rata-rata dihasilkan oleh setiap pekerja.

DP = Produksi rata-rata
TP = Produksi Total
L = Tenaga kerja

  • Teori Produksi Dengan Dua Input Variabel

Jika factor produksi yang dapat berubah adalah jumlah tenaga kerja dan jumlah modal atau sarana yang digunakan, maka fungsi produksi dapat dinyatakan sebagai berikut :

Q = f(L, C)

Pada fungsi produksi ini diketahui, bahwa tingkat produksi dapat berubah dengan merubah faktor tenaga kerja dan atau jumlah modal. Perusahaan mempunyai dua alternative jika berkeinginan untuk menambah tingkat produksinya. Perusahaan dapat meningkatkan produksi dengan menambah tenaga kerja, atau menambah modal atau menambah tenaga kerja dan modal.

Produksi dengan Menggunakan 2 Variabel yaitu terdapat kombinasi antara dua faktor produksi untuk menghasilkan output (yang sama). Kombinasi itu bisa antara tanah dan tenaga kerja, TK dan modal, atau dengan teknologi (perkecualian, dengan teknologi, yang tidak mudah harus diubah, karena memerlukan waktu yang relative lama lama). Yang paling mudah dikombinasikan adalah antara faktor produksi TK dan modal. Dalam berproduksi, seorang produsen tentu saja diperhadapkan pada bagaimana menggunakan faktor produksinya secara efisien untuk hasil yang maksimum. Oleh karena itu, produsen akan berusaha mencari kombinasi terbaik antara dua faktor input tersebut.

Hasil produksi sama dalam teori ini akan ditunjukan oleh suatu kurva yang diberi nama isoquant curve (biasanya disebut isoquant sisi. Sedangkan biaya yang digunakan dalam rangka menghasilkan produk tersebut disebut isoqost (biaya sama).

a. Isoquant (Kurva Produksi Sama)

Isoquant adalah kurva yang menggambarkan kombinasi dua macam input (faktor produksi) untuk menghasilkan output/produksi yang sama jumlahnya. Bentuk kurva isoquant bermacam-macam, bisa liniar apabila kombinasi antara input tersebut akan memberikan perubahan yang proporsional bila salah satunya berubah, dan dapat juga cembung dari titik orgin (seperti kurva indifference). Yang terpenting adalah bahwa isoquant tidak berupa garis lurus vertical maupun horizontal, karena lazimnya tidak mungkin untuk menghasilkan barang dalam jumlah tak hingga atau nol dengan menggunakan jumlah faktor produksi terbatas.

Oleh karena itu dalam kurva isoquant akan terdapat batas atas, yaitu titik merupakan kombinasi input dalam jumlah tidak ada atau 0 dan batas bawah yang merupakan kombinasi tak hingga dari input.
Isoquant (Kurva Produksi Sama)

Ciri-ciri isoquant :
  1. Mempunyai kemiringan negatif;
  2. Semakin ke kanan kedudukan isoquant menunjukkan semakin tinggi jumlah output;
  3. Isoquant tidak pernah berpotongan dengan isoquant yang lainnya; dan
  4. Isoquant cembung ke titik origin.

b. Isoqost (Garis Ongkos Sama)

Isoqost adalah suatu kurva yang menggambarkan biaya yang dikeluarkan oleh produsen dalam rangka berproduksi dengan menggunakan beberapa faktor input tertentu. Isoqost membatasi dan membedakan kemampuan produksi dan produsen. Semakin besar isoqost nya, maka makin besar pula hasil yang dapat diperoleh. Sebaliknya, semakinmkecil isoqost semakin kecil hasilnya.
Isoqost (Garis Ongkos Sama)

Kurva isoqost dapat berslope negatif dan positif. Negatif apabila ada penambahansatu unit input akan menyebabkan penurunan pemakaian input lain. Sebaliknya bila input lain dikurangi maka akan menyebabkan input yang ssatunya akan bertambah.

Kemudian kuva isoqost dapat berslope positif, yaitu hanya sebagai pemuasan kebutuhan yang dipetakan oleh kurva indifference sifatnya tidak efisien, karena bila produsen menambah input yang satu, maka input yang lainnya juga bertambah, dan begitu juga sebaliknya.

C.2. Produksi Dalam Jangka Panjang

Jangka panjang suatu proses produksi tidak bisa diukur dengan waktu tertentu, misalnya 10 tahun, 5 tahun, 15 tahun dan seterusnya. Jangka panjang suatu proses produksi adalah jangka waktu di mana semua input atau faktor produksi yang dipergunakan untuk proses produksi bersifat variabel. Dengan kata lain, dalam jangka panjang tidak ada input tetap.
  • Garis Perluasan Produksi

Garis perluasan produksi adalah isocline yang menunjukkan tingkat output yang akan dihasilkan bila harga produksi tetap tidak berubah. Jadi, garis perluasan produksi menunjukkan bagaimana proporsi faktor produksi seharusnya berubah bila output atau besarnya biaya produksi berubah, sedangkan harga dari faktor produksi itu tetap.

Bila seorang produsen atau pengusaha dalam melakukan proses produksi untuk mencapai tujuannya harus menentukan dua macam keputusan :
  1. Berapa output yang harus diproduksikan; dan
  2. Berapa dan dalam kombinasi bagaimana faktor-faktor produksi (input) dipergunakan.

Produksi merupakan konsep arus (flow concept), bahwa kegiatan produksi diukur dari jumlah barang-barang atau jasa yang dihasilkan dalam suatu periode waktu tertentu, sedangkan kualitas barang atau jasa yang dihasilkan tidak berubah.



Produksi adalah suatu proses untuk mengubah barang input menjadi barang output. Dapat pula dikatakan bahwa produksi adalah rangkaian proses yang meliputi semua kegiatan yang dapat menambah atau menciptakan nilai guna dari barang dan jasa.

Produksi dapat dibagi menjadi lima kategori, yaitu :
  1. Bidang ekstraktif, adalah semua usaha yang dilakukan dengan cara mengambil hasil alam secara langsung. Contoh: pertambangan, perikanan.
  2. Bidang agraris, adalah setiap usaha dengan mengolah alam agar memperoleh hasil yang dibutuhkan. Contoh: pertanian, perkebunan.
  3. Bidang industri, adalah setiap usaha yang dilakukan dengan cara mengolah bahan mentah sampai menjadi barang jadi. Contoh: industri tekstil, industri makanan.
  4. Bidang perdagangan, adalah setiap usaha yang dilakukan dengan cara membeli dan menjual kembali tanpa merubah bentuk barang yang dijual tersebut. Contoh: industri ritel.
  5. Bidang jasa, adalah setiap usaha yang dilakukan dengan cara memberikan jasa pelayanan kepada masyarakat. Contoh: asuransi, perbankan, pengangkutan.


E. Tahapan Produksi

Selain dapat dibagi menjadi beberapa bidang, produksi dapat dibagi menjadi beberapa tahapan, yaitu :
  1. Sektor produksi primer: meliputi bidang ekstraktif dan bidang agraris;
  2. Sektor produksi sekunder: meliputi bidang industri dan bidang perdagangan; dan
  3. Sektor produksi tersier: meliputi bidang jasa.


F. Produktivitas


Dalam teori produksi, dikenal beberapa cara yang dapat digunakan untuk meningkatkan produktivitas, yaitu :
  1. Ekstensifikasi: peningkatan produktivitas dengan cara menambah jumlah faktor produksi yang digunakan;
  2. Intensifikasi: dilakukan dengan cara memaksimalkan kapasitas faktor produksi yang telah ada;
  3. Rasionalisasi: peningkatan produktivitas dilakukan dengan mengeluarkan kebijakan yang akan meningkatkan efisiensi produksi, teridir dari :
  • Mekanisasi : mengganti sifatpadat karya menjadi padat modal dengan menggunakan mesin-mesin modern,
  • Spesialisasi: melakukan pembagian kerja sehingga satu orang bertanggung jawab pada satu jenis pekerjaan saja,
  • Standarisasi: membuat stadar tertentu terhadap bentuk, ukuran, bobot, dan detail lainnya dari suatu produk.


Referensi :